Bom Lagi??

July 17th, 2009

Udah lama ga denger kata keramat ini sampe tadi pagi dapet sms dari orang iseng yg isinya

Hbs ada bom tuh, di hotel yg mau ditempatin MU

bomDalam pikiran saya terbayang lobi hotel Mulia Senayan berantakan. Ee… ternyata bukan hotel itu yg jadi korban, tp Hotel Ritz Carlton yang berlokasi di Mega Kuningan dan tetangganya yaitu Hotel JW Marriott yang tidak lain adalah mantan korban pengeboman tahun 2003 dahulu kala itu..

Parah bgt sih klo dipikir-pikir..
2 hotel asing dan mewah tempat nongkrong pejabat-pejabat asing, eksekutif perusahaan yang kebanyakan bule itu jadi sasaran. Sampai tulisan ini saya buat, ada 9 korban tewas dari ledakan itu dengan jumlah mayoritas (6 orang) berasal dari JW Marriott. Jumlah korban luka-luka ternyata juga terus bertambah dengan persebaran perawatan di beberapa rumah sakit di Jakarta. Salah satu dari korban tewas tersebut adalah Presiden Holcim yang sedang ingin melakukan pertemuan bisnis. Fiuhh………… too bad

Lagi-lagi Jakarta kecolongan..
Moment nya dipas-pasin gitu sama rencana kedatangan MU ke Jakarta yang akan melakukan pertandingan persahabatan dengan PSSI tanggal 20 Juli besok. Entah memang ada hubungannya atau ndak tapi bisa-bisa jadi permasalahan bagi tim MU untuk datang kesini. Hopefully not lah ya.. kebayang aja gimana kecewanya fans-fans mreka yang udah beli tiket jauh-jauh hari.

Tapi, i wonder why it could be happened for those several times??
Poor Marriott.. ada apa ya dengan hotel ini ko sampe 2 kali ketiban musibah?
Ko bisa ya? Gimana ini Pak Presiden? Pak Gubernur? Pak Pol? :?: :!:

World Happening , , , , , , , ,

Kreatifnya McD

May 28th, 2009

Seperti biasa, saya lewat di persimpangan Matraman yang lampu merahnya paling lama sedunia itu… sore-sore. Tapi kali itu bukan hari kerja, jadi lalu-lintas gak sekejam biasanya. Ada yang beda di persimpangan itu. Sebuah iklan baru di billboard besar yang memang terpasang tepat di sebelah lampu merah. Iklan McD.

Apa istimewanya coba? sampe-sampe saya mempermalukan diri ngambil poto billboard itu dari tengah persimpangan…. (wetss… mirip jagoan yang nekat berhentiin mobil-mobil yang lagi lewat gituuu :lol: padahal sih pas lampu lagi merah :cool: )

Ini loooh…..

iklan McD

Iklan McD di Simpang Matraman

Itu delivery man-nya McD bener-bener kelihatan seperti lagi manjat billboard. Sempet kaget saya !@%$#!!

-CK-

Funny and Junks , , ,

Kartu setan pertamaku

May 20th, 2009

Hmm….akhirnya, suatu hal yang mungkin dulu sangat nggak ane suka akhirnya terjadi juga.
Si kartu setan(baca:kartu kredit) hari ini telah nyampe di genggamanku. Warnanya hitam dan bergambar suparman(kayak nama tetanggaku ajah).

Kartu Kredit Baru

Kartu Kredit Baru

Berawal dari tawaran mba-mba sales kartu kredit bank ‘BCx’ 5 minggu lalu di gedung sebelah, akhirnya dengan tanpa harapan dan rasa berdosa, ane apply juga tuh kartu kredit. Proses pendaptaran cukup mudah, cuman disuruh njawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh si mba, dan juga diminta Kartu ATM dan KTP untuk di potokopi. Hanya itu, nggak ribet. Ane waktu itu ga perlu ngisi form macem-macem, karena dah diisikan ama si mba. Kalo sampai ngisi form macem-macem yang ribet, dijamin dech, ane gak akan mau apply tuh kartu setan.

Dan setelah kurang lebih 3 minggu, aplikasi kartu setannya di approve, dan 2 minggu kemudian kartu setannya nyampe di tangan (tadi siang). [ OOT : Gak tau dech, kok cepet dan mudah bener diapprove, apa mungkin gara2 lagi ada krisis ekonomi kali yah, sehingga bank mendorong agar orang-orang pada kredit ke mereka, sehingga mereka dapet keuntungan.  Tapi mungkin harusnya tanya ama orang S2 MM kali yah, secara mereka yang pasti bisa njelasin. ;-) ]

Berhubung si kartu setan ini perlu diaktifasi, yaaa….ane mikir emang untuk sementara waktu nih kartu jangan dulu diaktipkan. Karena namanya juga kartu setan, pastinya memiliki daya magis dan sihir yang sangat tinggi, yang bisa mengubah tangan baik menjadi jail dan pikiran suci menjadi usil :mrgreen: . Selain itu belom butuh juga sih, entah nanti diakhir bulan mungkin butuh.

So, sampai saat ini, si kartu setan hanya sebatas penebal dompet yang nggak pernah tebal ini.

Tapi ane bingung, keuntungan kartu setan ini apa sih selain cuman buat gaya doank? Kok orang-orang pada berbangga dengan banyaknya kartu setan di dompet meraka. :-/

.:FK:.

Life , ,

Ke Bali gratisan! #Dilarang ngiri!# (Day3)

May 19th, 2009

Hari berikutnya adalah hari santai-santai, nO otOt, nO peGeL! :D
Tujuan kami berikutnya adalah Pura Tirtha Empul, kemudian ngopi-ngopi sebentar di sebuah perkebunan yang saya lupa namanya, lalu makan siang di Kintamani, dan yang terakhir adalah shopPing di Joger sebelum menuju bandara.

Dalam bahasa Bali, Tirtha artinya air, dan Empul dapat diartikan seperti menyembul, muncul. Pura Tirtha Empul dinamakan demikian karena di dalam kawasan tersebut terdapat air dari dalam perut bumi yang menyembul keluar layaknya mata air, namun dingin.

Mata Air Pura Tirtha Empul
Mata Air Pura Tirtha Empul

Air tersebut dialirkan kedalam kolam-kolam yang tersedia untuk pengunjung, baik wisatawan ataupun umat Hindu yang percaya akan khasiatnya. Ketika kami kesana, bertepatan dengan upacara agama jadi masih sangat ramai. Di dalam kawasan pura ini juga terdapat sebuah situs yang bernama Lingga-Yoni dengan sebuah pohon berdiri disana yang diyakini sebagai pohon Bodhi. Situs tersebut mengejawantahkan alat kelamin laki-laki dan perempuan (bener-bener ada patung yang bentuknya mirip “ini” – lihat foto). Situs ini biasa didatangi oleh orang-orang yang ingin memohon untuk memiliki keturunan ataupun rumah tangga yang bahagia. Kemudian, di dalam area Pura ini pula pengunjung dapat melihat Jembatan Persahabatan, Istana Tampaksiring dari kejauhan.

Sekilas Pura Tirtha Empul dan Istana Tampaksiring
Sekilas Pura Tirtha Empul dan Istana Tampaksiring

Dari Pura Tirtha Empul, kami menuju sebuah kebun kecil yang juga menyuguhkan minuman asli hasil dari kebun itu plus oleh-oleh. Disana kami disuguhkan kopi Luwak yang terkenal itu, cokelat bali, dan jahe. Mungkin sebagian besar dari kita telah mengetahui asal dari bahan makanan Cokelat dan jahe. Bagaimana dengan kopi Luwak?

Metamorfose kopi luwak
Metamorfosa kopi luwak

Hehehehehe…. Gambar di atas sudah cukup menjelaskan asal-muasal kopi luwak kan? Kalau belum jelas, kira-kira gini:

Buah kopi yang tumbuh di kebun dimakan oleh Sang Luwak –> Sang Luwak sakit perut, truss…. $%@&&!! –> Lalu, petugas kebun mengambil “hasil olahan perut” Sang Luwak –> Dijemur –> Disangrai –> Digiling jadi bubuk kopi –> Jadilah Kopi Luwak yang terkenal itu. :mrgreen:

Saya sih cuma nyobain minuman cokelatnya, ga kuat ngopi. Apalagi ternyata kopi luwak berkadar kafein lebih tinggi daripada kopi biasa. Untuk minuman cokelat, disediakan bubuk cinnamon (kayu manis) untuk dijadikan campuran.. dan rasanya.. hMm… hehehhehehee.. cobain sendiri deh :D

Coklat
Coklat

Minum-minumnya udahan dulu ya… Diteruskan di Jakarta saja dengan membeli oleh-oleh yang tersedia disana.

Perjalanan kami lanjutkan ke Kintamani dalam rangka menyelamatkan hajat hidup cacing-cacing di perut kami yang sudah bikin konser persahabatan. Rumah makan yang dipilih terletak di tepi jalan raya dan memiliki pemandangan luar biasa – Gunung dan Danau Batur.

Kintmani dari kejauhan
Danau dan Gunung Batur dari kejauhan

Sayang sekali kali itu kami tidak berkesempatan untuk turun ke lembah untuk memandang Danau Batur lebih dekat lagi dan menyebranginya menuju Desa Trunyan yang memiliki tradisi unik. Warga desa tersebut memiliki tradisi tidak mengubur ataupun membakar jenazah jika ada warganya yang meninggal. Jenazah itu hanya diletakkan di bawah pohon yang mengeluarkan bau harum atau biasa disebut pohon Menyan, sehingga tidak akan ada aroma busuk tersebar di udara desa hingga jenazah-jenazah tersebut hanya tinggal kerangka saja.
Next time we will, insya Allah.

Setelah kenyang, kami pun kembali lagi ke Kuta menuju Joger untuk sekadar membeli oleh-oleh. Kesan-pesan saya setelah mengunjungi Joger untuk kedua kalinya adalah : THERE IS NO AIR TO BREATHE!
Sungguh sangat sumpek sampai-sampai saya bingung mau beli apa karena gak bisa lihat-lihat barangnya dengan leluasa. Sepertinya mengunjungi Joger waktu akhir pekan memang bukan keputusan yang bijak, karena wisatawan lokal rata-rata juga memiliki tujuan yang sama pada hari itu. Sejauh pengamatan saya, isi Joger pada saat itu kira-kira 80% anak muda, 15% orang tua, dan sisanya turis mancanegara.
Kenapa sih Joger gak buka cabang aja??? –> bukan pertanyaan yang cerdas yang pantas dilontarkan seorang mahasiswa S2.

Capek… dan lega ketika berhasil keluar dari Joger. Rasanya hati ini sudah mulai rindu kampung halaman.
Menuju Bandaraaa…………… dan………………… dELaY again!!! :cry:

Bali ku… Jakarta ku… Indonesia kuuu… Why..???
But I will always LoVe you…..

LoVe,
-ciya-

Sharing Info , , , , , ,

Ke Bali gratisan! #Dilarang ngiri!# (Day2)

May 18th, 2009

Perjalanan keesokan harinya sungguh menguras tenaga namun menyenangkan. Kami berkesempatan mencoba sebuah objek wisata yang menurut tour guide kami hanya ada di Bali dan Hawai. Seawalker.
Sudah bisa dibayangkan kan apa yang akan kami lakukan pada objek wisata ini.. Yap! Para pengunjung akan melakukan perjalanan bawah laut dengan menggunakan sepatu karet dan sejenis helm astronot yang beratnya….. duh! Tapi gak akan terasa berat ketika kita sudah menyelam di air. Dari pantai, kami menaiki perahu motor kecil berkapasitas 8 orang untuk menuju titik selam yang berupa bangunan kecil mengapung di tengah laut. Pada bangunan itulah terdapat peralatan selam yang akan kami kenakan.

Boat untuk menuju lokasi seawalker
Boat untuk ke seawalker spot
Lokasi seawalker dari kejauhan
Lokasi seawalker dari kejauhan

Lokasi Seawalker ini terletak di daerah Sanur – Bali, di dalam sebuah hotel bernama Puri Santrian. Jadi, jika Anda ingin mencoba berjalan-jalan di dasar laut, coba kunjungi tempat ini.

Patung Hotel Puri Santrian
Patung Hotel Puri Santrian

Capek menyelam dan berjemur di pantai Sanur, kami masih ditunggu dengan sebuah petualangan lagi yang lebih menguras tenaga dan memacu adrenalin. Kami menuju Karangasem, daerah pegunungan di Bali yang memiliki sungai kecil dangkal berarus deras bernama Sungai Telaga Waja, selain tentunya sungai-sungai lainnya. Yap! We did Rafting !! akhirnya kesampean jg pengen rafting dari jaman dahulu kala..

Jalur sungai yang kami tempuh kurang lebih 16 kilometer dalam waktu 2,5 jam dengan 2 kali istirahat. Dalam jalur itu terdapat 2 jeram. Jeram pertama terlalu tinggi dan tidak ada kemiringannya, jadi pemandu kami tidak merekomendasikan para beginner ini untuk melewati jeram tersebut dengan perahu. Namun, kami diperbolehkan untuk merasakan menuruni jeram menggunakan perahu pada jeram yang kedua. Wiiii….!!!

Saatnya maen aer......
Saatnya maen aer……

Menyenangkan walaupun cukup melelahkan. Tapi kelelahan kami cukup terobati dengan jamuan dari Bali International Rafting – penyedia jasa kegiatan rafting – yang merupakan satu kesatuan paket layanan bagi para peserta rafting.

Dari Karangasem, kami menuju Sanur lagi untuk makan malam sekaligus menyaksikan tarian. Menurut saya, kelelahan dari pagi hingga sore hari tadi ditutup dengan sebuah acara makan malam yang kurang menyenangkan. Entah bagaimana ceritanya, penyelenggara wisata kami saat itu melakukan kerjasama dengan sebuah restoran yang menurut saya “sepi”. Hal itu terlihat dari kualitas layanan dan makanan yang disediakan. Namun, tari-tarian yang menemani kami malam itu cukup menghibur.

Penari Bali
Bali Dancer

Selesai makan malam, kami semua menuju hotel dan sesi belanja-belanja pun dimulai. Tak jauh dari tempat kami menginap ada pasar kecil yang menjual berbagai souvenir khas Bali. Jika tidak pintar-pintar menawar, kita bisa mendapatkan harga yang jauh lebih tinggi dari yang semestinya. Saya rasa penjual disana menetapkan standar harga dengan $$$ deh…… Mentang-mentang banyak bule huehuehue…
Biasanya, penjual disana akan terlebih dahulu menanyakan asal daerah kita “Dari mana bu?”. Hampir semua penjual yang saya datangi menanyakan hal tersebut. Kemungkinan besar mereka memiliki standar harga tersendiri untuk daerah-daerah tertentu.

-ciya-

Sharing Info , , , , , ,

Ke Bali gratisan! #Dilarang ngiri!# (Day1)

May 17th, 2009

Berhubung cerita ini sudah hampir mirip novel yang gagal terbit, jadi saya akan membagi postingan ini menjadi 3 bagian. Semangat membacaa!! :D

Seorang “bos” yang baik hati semoga beliau gak nyesel berkenan membiayai acara penyegaran otak bwt saya dan temen-temen 1 tim (ber-8) di kantor. We were going to Bali, unfortunately for 2 days only.

Berangkat hari Jumat after office hour klo saya sih siang2 kabur, kami janjian di Bandara Soekarno-Hatta untuk sama-sama terbang dengan pesawat jam 18.45 yang tentu saja….. DeLaY.. sampe kami sempet arisan dulu.

Akhirnya pesawat datang juga, dan kurang lebih 1,5 jam kemudian kami mendarat di Bandara Ngurah Rai – Bali dan segera menuju hotel yang dituju, yang berlokasi kurang lebih 700 meter dari pantai Kuta. Ini hotel kami ketika malam hari :

Hotel tempat kami menginap

Hotel tempat kami menginap

Berhubung pesawat yang kami tumpangi itu menganut paham efisiensi, jadilah kami ini lapar selapar-laparnya ketika sampai di hotel dimana saat itu jarum jam hampir menunjukkan tengah malam Waktu Indonesia Bagian Tengah. Kami serombongan nekat menyusuri jalan sepanjang Kuta demi mendapatkan sesuap berlian nasi. Akhirnya…… ada sebuah titik terang di ujung jalan. Sebuah restoran!! McD.

Yah… sedih juga sih, jauh-jauh datang ke Bali ujung-ujungnya masa makan di McD :sad: Tapi kali itu McD memang menjadi penyelamat bagi keberlangsungan hidup beberapa anak manusia. Setelah kenyang dengan menu seadanya, kami pun kembali ke hotel dan… bobo :D

-ciya-

Sharing Info , ,